Rindu Sekolah, Sekolah Di Sulsel Akan Dibuka Bertahap

Rindu Sekolah, Sekolah Di Sulsel Akan Dibuka Bertahap

Tidak sedikit di antara para siswa merindukan suasana sekolah di antaranya belajar tatap muka bersama guru di dalam kelas. Ketika uji coba belajar tatap muka dilaksanakan di SMKN 6 Jakarta, Latifah berusaha semaksimal mungkin menyiapkan kegiatan mengajar dan mendidik tatap muka. Selain vaksinasi, pihaknya juga berencana melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan cara yang aman, misalnya dengan konsep “out of doors studying”. Hal itu dilakukan pada mata pelajaran pilihan yang bertemakan alam, seperti biologi atau IPA untuk SD. Kini, ketika mendapat kesempatan belajar jarak jauh dari rumah setelah pandemi COVID-19 melanda negeri sejak Maret 2020 hingga tanpa batas waktu yang pasti, membuat siswa bosan juga. AKURAT.CO, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi , Nadiem Anwar Makarim meluruskan mispersepsi yang terjadi dalam beberapa pemberitaan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah-sekolah.

SOLOK, dekadepos.com- Hampir delapan bulan sudah libur sekolah berlalu dan sekolah diliburkan dari siswa dan diterapkan sistim belajar daring dan luring. Sementara itu, salah satu siswa kelas VI di SDN Karangantu, Syakila mengatakan, dirinya sangat rindu sahabatnya sesama menuntut ilmu di sekolah. “Selain itu, saya juga kangen sama guru-guru kelas yang baik-baik,” tuturnya. Jadi selama dinas belum menginstruksikan kami belum berani, walau pun selama ini ada saja orangtua yang datang ke sekolah untuk menyerahkan tugas,” ujarnya. Para siswa diwajibkan membawa bekal dari rumah masing-masing untuk menghindari kerumunan saat jajan1 di kantin. Ada juga orang tua murid yang tidak punya HP Android sama sekali.

Sehingga mereka bisa berkumpul lagi di sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Mereka merasa pembelajaran tatap muka lebih mudah dibandingkan dengan pembelajaran jarak jauh. Kalau ada masalah dalam pembelajaran siswa bisa langsung bertanya, berdiskusi serta mendapatkan jawaban langsung dari guru pada waktu itu juga. Itu hak prerogatif orang tua untuk memilih anaknya mau PTM atau PJJ,” tegas Mendikbudristek saat merefleksi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh dan persiapan Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemi Covid-19. Untuk kelas A, B, C dan D Senin dan Selasa sedangkan untuk kelas E, F, G dan H dilakukan Rabu dan Kamis. Maksimal murid di dalam kelas 18 orang, dengan jarak yang diatur,” ujarnya.

Informasi yang berkualitas pun bercampur dengan informasi palsu tanpa mutu. Republika.id bergiat untuk terus memandu umat pada sumber literasi yang kredibel. Mari menjadi bagian dari ikhtiar menjaga umat dari informasi sesat melalui gerakan “Literasi Umat”. “Ini kan sudah hampir satu tahun, mungkin orangtua juga mulai jenuh untuk membimbing anak-anaknya di rumah,” ucapnya. “Mereka selama ini belajarnya daring, jadi untuk mengobati kangennya melalui kegiatan Kangen Sekolah ini dan kami menggandeng Majalah CIA,” terang Bayu, Jumat (7/5).

Anak rindu sekolah tatap muka

Tapi, kalau daerah belum bertindak, atau kurang cukup bertindak, maka ini perlu dukungan dari pusat,” katanya. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan pemerintah daerah harus menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan belajar-mengajar tatap muka. “Kepala daerah perlu melakukan antisipasi kesiapan agar tatap muka tidak menjadi kluster baru dalam pendidikan,” tuturnya. “Supaya protokol kesehatan bisa dijalankan dengan baik pada saat belajar tatap muka di sekolah, maka siswa yang masuk maksimal 50% saja dari kapasitas sekolah,” kata Nadiem Makarim.

Siswa pun begitu, saya sangat mengapresiasi orang tua yang ikut dalam proses ini, salah satu contoh kedispilinan tetap dilakukan misal dengan siswa itu harus menggunakan seragam setiap hari sesuai jadwal belajar,” jelasnya. Belajar tatap muka di sekolah akan membuat anak-anak lebih disiplin. “Alhamdulillah, kita dapat dukungan Pak Presiden untuk prioritas vaksinasi guru. Jadi dari alokasi pejabat pemerintah, guru jadi yang terpenting agar kita bisa segera PTM. Targetnya, di Agustus di mana kita sudah masuk tahun ajaran yang baru, semua sekolah itu sudah menyediakan opsi tatap muka,” jelas Mendikbudristek.

Bahkan, berulangkali mau tatap muka selalu mundur lagi dan terus memperpanjang PPKM mikro. Simak juga video tentang belajar online menentukan nasib pelajar berikut ini, Bunda. Peringatan Hari Guru Nasional ke-75 pada 25 November ini mengangkat tema “Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar”. Tema tersebut dipilih agar semangat belajar-mengajar tetap menyala di tengah pandemi Covid-19. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan program Guru Belajar Seri Masa Pandemi COVID-19 di situs gurubelajar.kemdikbud.go.id.

Sudah berbulan-bulan belajar dari rumah, anak-anak pasti jenuh dan rindu ke sekolah. Selama pandemi Covid-19, sekitar sixty six juta peserta didik harus belajar dari rumah. Sebanyak 4 juta guru mengajar secara jarak jauh sejak delapan bulan lalu. Selain adanya aturan menjaga jarak di dalam Judi Slot Online kelas, penerapan jaga jarak ketika di luar kelas juga harus diperhatikan baik itu ketika kedatangan siswa ke sekolah, saat makan siang, istirahat dan ketika pergantian kelas. Apabila memungkinkan, sekolah perlu untuk mengatur rute saat siswa dan staf sekolah datang maupun ketika pulang sekolah.

Akibatnya, ibunya yang mengerjakan tugas tersebut, meski tak maksimal. “Sejauh ini uji coba PTM terbatas cukup positif karena dapat mendidik anak-anak agar beradaptasi dengan perilaku hidup baru. Sisi positif lainnya adalah model PTM terbatas ini akan meningkatkan sisi kreativitas guru,” ujar Katman.

Karena itu, Malik Ibrahim mengajak para guru untuk menyukseskan program vaksinasi. Guru harus jadi contoh kepada masyarakat dan melindungi anak didik. Deni mendukung penuh dilaksanakannya PTM yang oleh Mendikbud ditargetkan berlangsung di semua sekolah pada Juli 2021. Saat ini, dari dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, yang belum melaksanakan PTM adalah Kota Surabaya, Kota-Kabupaten Kediri, dan Kota Malang. Adapun kabupaten/kota yang sudah melaksanakan PTM, semuanya dilakukan terbatas, hanya persen kapasitas kelas yang dipakai.

Comments are closed.