Cara Manajemen Waktu Selama Pandemi Virus Corona

Cara Manajemen Waktu Selama Pandemi Virus Corona

Tak hanya itu, isolasi atau pembatasan aktivitas yang terjadi di China juga akan mengganggu ketersediaan barang impor yang berasal dari China. Akibatnya, industri atau sektor yang bahan baku atau barang modalnya berasal dari China akan terganggu proses produksinya. Begitu juga barang konsumsi, jika pasokan lokal tak tersedia maka harga akan meningkat.

Pandemi corona yang masih berlangsung di Indonesia mendorong pemerintah dan masyarakat untuk bersatu padu melawannya. Tak hanya para pemangku kebijakan saja, para mahasiswa juga dituntut untuk memberikan kontribusi nyata untuk menghadapi pandemi ini. Pemerintah kini menerapkan untuk siapapun yang akan pergi meninggalkan rumah wajib mengenakan masker baik yang sakit maupun yang sehat. Maka dari itu ini dapat menjadi peluang usaha agar perekonomian tetap berjalan saat pandemi ini berlangsung yaitu membuat sendiri masker dari kain untuk dijual kembali.

Dilanjutkan alumni SMAN 2 Prabumulih itu, sesuai Standar Operasional Prosedur dia bersama teman-teman yang lain saat pulang dari China harus stay di tumah minimal 14 hari. “Karena sudah 14 hari jadi sudah boleh keluar rumah karena sudah bisa dipastikan aman,” terangnya. Pengemasan cairan pembersih tangan sesuai anjuran WHO yang diproduksi di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (18/3/2020). Fakultas farmasi memproduksi 500 liter per hari cairan pembersih tangan yang digunakan untuk kepentingan di lingkungan kampus, termasuk rumah sakit Universitas Indonesia. saat kondisi sudah mulai membaik dan memungkinkan pelaksanaan protokol kesehatan di kampus. Dan, yang tak kalah pentingnya jangan terlena, sisipkan waktu istirahat.

Bisnis mahasiswa saat corona

Kebanyakan mahasiswa lokal yang tinggal di asrama, akhirnya memilih untuk pulang ke rumah keluarganya masing-masing dan berencana untuk kembali ke kampus di awal April sesuai imbauan dalam e-mail tersebut. Endah menambahkan, sekolah-sekolah di California pun juga sudah ditutup sejak minggu lalu. Para karyawan diminta untuk bekerja dari rumah dan para murid mendapatkan pengajaran melalui on-line.

Banyak bisnis dan usaha rontok karena manajemennya gagal bertransformasi atau memang sudah kehilangan pasar. Efek merebaknya Virus Corona langsung atau tidak langsung menimbulkan gonjang ganjing struktur sosial, ekonomi, politik maupun budaya. Beribadah di rumah, sendiri, ataupun ibadah bersama secara online, menjadi hal yang harus dilakukan, bahkan pengajian digital berbasis Internet pun mulai diminati umat ketimbang harus ikut pengajian umum berlama-lama. Dalam kondisi ini perkembangan teknologi informasi telah mengubah bentuk masyarakat manusia dari masyarakat dunia lokal menjadi masyarakat dunia international, dunia yang sangat transparan terhadap perkembangan informasi. Dalam kondisi saat ini, semua disarankan untuk melakukan apapun dari rumah seperti bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan lain-lain.

Masyarakat mulai bergeser dari pemenuhan kebutuhan sekunder menjadi primer mengingat kondisi, sehingga pelaku bisnis bisa memanfaatkan keadaan tersebut untuk membuka usaha baru. Kebijakan bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah dari rumah adalah upaya memutus rantai virus Corona yang membuat kita harus berhadapan dengan realitas baru, dunia digital. Keberhasilan media pembelajaran tidak hanya dipandang dari satu sisi teknis saja tetapi juga tergantung dari karakteristik masing-masing mahasiswa. Nakayama M mengungkapkan bahwa dari semua literatur dalam e-learning mengindikasikan bahwa tidak semua peserta didik akan sukses dalam pembelajaran online. Hal ini dikarenakan faktor lingkungan belajar, dan karakteristik masing-masing peserta didik.

Meski begitu, peluang tersebut dapat berbalik menjadi bumerang yang justru membuat kita bermalas-malasan dan tidak produktif. Karenanya, kita harus selalu mawas diri dan menjaga motivasi sehari-hari melalui berbagai kegiatan pembelajaran, baik yang bersifat akademik maupun non-akademik. Donard memberi contoh kolaborasi yang dapat dilakukan seperti melakukan pemasaran bersama, membuat toko online bersama, produk bersama dan lainya. Menurutnya sektor UKM yang benar-benar terdampak saat pandemi ini adalah yang berbasis kebutuhan dasar berada di perkampungan yang berusaha untuk memenuhi makan sehari-hari dari usahanya.

Tanpa mengurangi produktivitas pekerjaan Anda, maka seluruh daftar pekerjaan harus dilakukan dan diselesaikan dari rumah termasuk rapat, kuliah, presentasi ataupun pelatihan. Pemasaran dapat kamu lakukan dengan berbagai teknik sesuai kebutuhan dan kemampuan. Saat ini, banyak juga artis-artis papan atas membuka jasa open endorse atau jasa mempromosikan jualan yang kita jual.

Comments are closed.